awahyu.puisi-puisi
Saat
semua berkata "apa yg membuatmu betah bersamanya, apa yg
membuatmu tetap menyayanginya sampai saat ini?".
Akan kujawab;
"dialah tempat ternyamanku, padanya yakin aku menunjukkan siapa sebenarnya aku, apa cacatku dan apa lebihku.
Padanya semua itu kutitipkan dengan yakin.
Dan dengan indahnya dia menyambut aku bersama semua hidupku.
Dia yg kutemukan tepat tak terlambat dan tanpa rencana.
Dia ada disana tawarkan tulus saat semua sejenisnya harapkan pamrih.
Dia ada disana suguhkan senyum saat semua sejenisnya rencanakan tangis untukku.
Parasnya, tak hanya itu indah miliknya.
Sederhananya, bukan berarti sebatas itu daya pikirnya.
Dia mau memberi saat aku tak punya.
Meski itu saat ketidakpunyaannya.
Dia selalu berusaha sempurna untukku, walau sebenarnya tanpa itu dia sudah tampak cukup sempurna.
Dia akan menambal lubang yg ada padaku meski itu itu harus menciptakan lubang baru padanya.
Dia akan tertawa saat dia ingin tertawa.
Dia akan menangis saat dia terluka.
Dia akan bermanja saat aku berhasil ciptakan rasa nyaman disisinya.
Bahkan dia akan marah saat sesuatu tak menyenangkan menerpanya.
Dialah perempuanku yg tak lagi malu mengeluarkan suasana hatinya di depanku.
Dialah kekasihku, dialah sahabat hidupku.
Dan Jika saja semua tentangnya harus kutuliskan dalam kertas, akan tiada cukup selembar".
Terimakasih sayang karena kau telah menjadi sosok itu.
Terimakasih Tuhan karena menciptakan makhluk indah sepertimu.Saat semua berkata "apa yg membuatmu betah bersamanya, apa yg membuatmu tetap menyayanginya sampai saat ini?".
Akan kujawab;
"dialah tempat ternyamanku, padanya yakin aku menunjukkan siapa sebenarnya aku, apa cacatku dan apa lebihku.
Padanya semua itu kutitipkan dengan yakin.
Dan dengan indahnya dia menyambut aku bersama semua hidupku.
Dia yg kutemukan tepat tak terlambat dan tanpa rencana.
Dia ada disana tawarkan tulus saat semua sejenisnya harapkan pamrih.
Dia ada disana suguhkan senyum saat semua sejenisnya rencanakan tangis untukku.
Parasnya, tak hanya itu indah miliknya.
Sederhananya, bukan berarti sebatas itu daya pikirnya.
Dia mau memberi saat aku tak punya.
Meski itu saat ketidakpunyaannya.
Dia selalu berusaha sempurna untukku, walau sebenarnya tanpa itu dia sudah tampak cukup sempurna.
Dia akan menambal lubang yg ada padaku meski itu itu harus menciptakan lubang baru padanya.
Dia akan tertawa saat dia ingin tertawa.
Dia akan menangis saat dia terluka.
Dia akan bermanja saat aku berhasil ciptakan rasa nyaman disisinya.
Bahkan dia akan marah saat sesuatu tak menyenangkan menerpanya.
Dialah perempuanku yg tak lagi malu mengeluarkan suasana hatinya di depanku.
Dialah kekasihku, dialah sahabat hidupku.
Dan Jika saja semua tentangnya harus kutuliskan dalam kertas, akan tiada cukup selembar".
Terimakasih sayang karena kau telah menjadi sosok itu.
Terimakasih Tuhan karena menciptakan makhluk indah sepertimu.
Aku menyayangimu.
Akan kujawab;
"dialah tempat ternyamanku, padanya yakin aku menunjukkan siapa sebenarnya aku, apa cacatku dan apa lebihku.
Padanya semua itu kutitipkan dengan yakin.
Dan dengan indahnya dia menyambut aku bersama semua hidupku.
Dia yg kutemukan tepat tak terlambat dan tanpa rencana.
Dia ada disana tawarkan tulus saat semua sejenisnya harapkan pamrih.
Dia ada disana suguhkan senyum saat semua sejenisnya rencanakan tangis untukku.
Parasnya, tak hanya itu indah miliknya.
Sederhananya, bukan berarti sebatas itu daya pikirnya.
Dia mau memberi saat aku tak punya.
Meski itu saat ketidakpunyaannya.
Dia selalu berusaha sempurna untukku, walau sebenarnya tanpa itu dia sudah tampak cukup sempurna.
Dia akan menambal lubang yg ada padaku meski itu itu harus menciptakan lubang baru padanya.
Dia akan tertawa saat dia ingin tertawa.
Dia akan menangis saat dia terluka.
Dia akan bermanja saat aku berhasil ciptakan rasa nyaman disisinya.
Bahkan dia akan marah saat sesuatu tak menyenangkan menerpanya.
Dialah perempuanku yg tak lagi malu mengeluarkan suasana hatinya di depanku.
Dialah kekasihku, dialah sahabat hidupku.
Dan Jika saja semua tentangnya harus kutuliskan dalam kertas, akan tiada cukup selembar".
Terimakasih sayang karena kau telah menjadi sosok itu.
Terimakasih Tuhan karena menciptakan makhluk indah sepertimu.Saat semua berkata "apa yg membuatmu betah bersamanya, apa yg membuatmu tetap menyayanginya sampai saat ini?".
Akan kujawab;
"dialah tempat ternyamanku, padanya yakin aku menunjukkan siapa sebenarnya aku, apa cacatku dan apa lebihku.
Padanya semua itu kutitipkan dengan yakin.
Dan dengan indahnya dia menyambut aku bersama semua hidupku.
Dia yg kutemukan tepat tak terlambat dan tanpa rencana.
Dia ada disana tawarkan tulus saat semua sejenisnya harapkan pamrih.
Dia ada disana suguhkan senyum saat semua sejenisnya rencanakan tangis untukku.
Parasnya, tak hanya itu indah miliknya.
Sederhananya, bukan berarti sebatas itu daya pikirnya.
Dia mau memberi saat aku tak punya.
Meski itu saat ketidakpunyaannya.
Dia selalu berusaha sempurna untukku, walau sebenarnya tanpa itu dia sudah tampak cukup sempurna.
Dia akan menambal lubang yg ada padaku meski itu itu harus menciptakan lubang baru padanya.
Dia akan tertawa saat dia ingin tertawa.
Dia akan menangis saat dia terluka.
Dia akan bermanja saat aku berhasil ciptakan rasa nyaman disisinya.
Bahkan dia akan marah saat sesuatu tak menyenangkan menerpanya.
Dialah perempuanku yg tak lagi malu mengeluarkan suasana hatinya di depanku.
Dialah kekasihku, dialah sahabat hidupku.
Dan Jika saja semua tentangnya harus kutuliskan dalam kertas, akan tiada cukup selembar".
Terimakasih sayang karena kau telah menjadi sosok itu.
Terimakasih Tuhan karena menciptakan makhluk indah sepertimu.
Aku menyayangimu.